Kontras.net

Spanduk Copot Amiruddin Sebagai Pj Walikota Banda Aceh Bertebaran

Banda Aceh | Lagi, sejumlah spanduk desakan untuk copot Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin bertabur disejumlah titik vital di seputar kota Banda Aceh, Rabu, (6/9/2023).

Terpantau, Spanduk tak bertuan itu terpasang di kawasan Ulee Lheue dan Lamteh, kota Banda Aceh. Spanduk itu bentuk protes dan penolakan terhadap kepemimpinan Amiruddin sebagai Penjabat Wali kota banda Aceh saat ini.

Dalam spanduk dituliskan, mendesak kepada Kemendagri untuk mencopot PJ Walikota Banda Aceh, Amiruddin, desakan tersebut dikarenakan ketidak jelasan anggaran pembangunan jalan Nurul Arafah.

Sebelum beredarnya sepanduk tak bertuan tersebut, pada 4 September 2023, Gerakan Mahasiswa Pemuda Banda Aceh (GMPB) juga melakukan demo di depan Kantor Wali Kota Banda Aceh.

Dalam demo tersebut GPMB juga melayangkan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Kemendagri Untuk Mencopot Amiruddin sebagai Pj Walikota Banda Aceh.

Kemudian GMPB meminta polisi memanggil Amiruddin, untuk dijadikan saksi terkait ketidak jelasan anggaran mengadaan lahan Nurul Arafah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kontras.net, spanduk yang dipasang oleh orang tak dikenal (OTK).

Spanduk Copot Amiruddin Sebagai Pj Walikota Banda Aceh Bertebaran

Banda Aceh | Lagi, sejumlah spanduk desakan untuk copot Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin bertabur disejumlah titik vital di seputar kota Banda Aceh, Rabu, (6/9/2023).

Terpantau, Spanduk tak bertuan itu terpasang di kawasan Ulee Lheue dan Lamteh, kota Banda Aceh. Spanduk itu bentuk protes dan penolakan terhadap kepemimpinan Amiruddin sebagai Penjabat Wali kota banda Aceh saat ini.

Dalam spanduk dituliskan, mendesak kepada Kemendagri untuk mencopot PJ Walikota Banda Aceh, Amiruddin, desakan tersebut dikarenakan ketidak jelasan anggaran pembangunan jalan Nurul Arafah.

Sebelum beredarnya sepanduk tak bertuan tersebut, pada 4 September 2023, Gerakan Mahasiswa Pemuda Banda Aceh (GMPB) juga melakukan demo di depan Kantor Wali Kota Banda Aceh.

Dalam demo tersebut GPMB juga melayangkan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Kemendagri Untuk Mencopot Amiruddin sebagai Pj Walikota Banda Aceh.

Kemudian GMPB meminta polisi memanggil Amiruddin, untuk dijadikan saksi terkait ketidak jelasan anggaran mengadaan lahan Nurul Arafah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kontras.net, spanduk yang dipasang oleh orang tak dikenal (OTK).

BACA JUGA