Kontras.net

PMII Mengajak Milenial Berperan Aktif Dalam Menyambut Pemilu 2024

Lhokseumawe| pergerakan mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) lhokseumawe mengajak kaum milenium untuk bisa berperan aktif dalam menyambut pesta demokrasi 2024 mendatang yang tidak lama lagi akan berlangsung.

Menurut ketua Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lhokseumawe Zarnuji mengatakan,mementum pemilu merupakan ajang milenial ambil peluang untuk menentukan pemimpin masa depan bangsa dan juga memperjuangkan kedaulatan rakyat.sebab anak muda mempunyai kapasitas atau wewenang untuk mempengaruhi berbagai kebijakan.

“Kondisi hari ini pemuda cenderung kurang peka terhadap politik,padahal itu adalah momentum untuk memilih siapa yang akan menjadi pemimpin kita.dengan kapasitas yang kita miliki  bisa memperjuangkan dan bisa mempengaruhi kebijakan kedepan,jadi anak muda tidak boleh diam,” imbuh zarnuji kamis 19 januari 2023.

Hal itu diperkuat dengan hasil surve centre of strategic and internasional studies (CSIS),pemilih pemula yang mendominasi pemilu 2024.dalam hal ini,pemilih pemula dengan didefinisikan yang berusia 17-39 tahun.menurut hasil surve tersebut,pemilih pemula pada tahun 2024 diprediksi mendekati 60% atau sekitar 190 juta pemilih.

Dari populasi 60% sangat menjadi ujung tombak bagi kita generasi milenial mengambil peran di pemilu 2024 yang akan datang.butuh rasa tanggung jawab dalam setiap kebijakan terkait pemilihan umum (pemilu)2024 nanti,tutup zarnuji ketua PMII lhokseumawe.

PMII Mengajak Milenial Berperan Aktif Dalam Menyambut Pemilu 2024

Lhokseumawe| pergerakan mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) lhokseumawe mengajak kaum milenium untuk bisa berperan aktif dalam menyambut pesta demokrasi 2024 mendatang yang tidak lama lagi akan berlangsung.

Menurut ketua Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lhokseumawe Zarnuji mengatakan,mementum pemilu merupakan ajang milenial ambil peluang untuk menentukan pemimpin masa depan bangsa dan juga memperjuangkan kedaulatan rakyat.sebab anak muda mempunyai kapasitas atau wewenang untuk mempengaruhi berbagai kebijakan.

“Kondisi hari ini pemuda cenderung kurang peka terhadap politik,padahal itu adalah momentum untuk memilih siapa yang akan menjadi pemimpin kita.dengan kapasitas yang kita miliki  bisa memperjuangkan dan bisa mempengaruhi kebijakan kedepan,jadi anak muda tidak boleh diam,” imbuh zarnuji kamis 19 januari 2023.

Hal itu diperkuat dengan hasil surve centre of strategic and internasional studies (CSIS),pemilih pemula yang mendominasi pemilu 2024.dalam hal ini,pemilih pemula dengan didefinisikan yang berusia 17-39 tahun.menurut hasil surve tersebut,pemilih pemula pada tahun 2024 diprediksi mendekati 60% atau sekitar 190 juta pemilih.

Dari populasi 60% sangat menjadi ujung tombak bagi kita generasi milenial mengambil peran di pemilu 2024 yang akan datang.butuh rasa tanggung jawab dalam setiap kebijakan terkait pemilihan umum (pemilu)2024 nanti,tutup zarnuji ketua PMII lhokseumawe.

BACA JUGA