/

Warga Aceh; Harus Pintar dalam Mengulik Berita yang Belum Tahu Kepastiannya

Banda Aceh, Kontras.Net | Maraknya kasus pembegalan di Aceh yang di lakukan oleh sekelompok genkster menjadi keresahan dan kekhawatiran di tengah – tengah masyarakat di Aceh.


Kasus begal yang melukai korban, merampas harta benda, hingga bisa merenggut jiwa kian marak di Aceh, Kriminalitas jalanan ini diduga berkaitan dengan meningkatnya penyalahgunaan narkoba, Kepolisian harus meningkatkan pencegahan dan penindakan aksi begal.

Mantan ketua Umum PII Pidie Teuku Achyar Farel menuturkan, meminta pada pihak yang berwenang untuk terus melakukan upaya-upaya dalam menyikapi hal tersebut agar tidak terjadi lagi.


“Jajaran kepolisian harus menyadari bahwa Aceh sedang dalam keadaan darurat begal dan kriminalitas jalanan lainnya. Kuantitas dan kualitas pencegahan serta penindakan begal harus ditingkatkan untuk mengembalikan rasa aman masyarakat,” ujar farel.

Aksi begal yang kian marak di Aceh merupakan situasi darurat yang harus segera diatasi oleh semua pihak.

Sambungnya, mantan Ketua umum PII Pidie Teuku Achyar Farel meminta agar masyarakat lebih cerdas dalam menanggapi berita berita tentang penganiayaan dan pembegalan yang belum tentu kejadian nya di Aceh.

“Sebab dengan tersebar luas nya berita berita Hoax tersebut menjadi boomerang dan menambah keresahan kepada masyarakat itu sendiri. terang farel,” tuturnya.

Iaberharap jangan sampai adalagi Pesan berantai yang belum ada kepastian kronologi dan tempat kejadian. sehingga masyarakat semakin cemas dan resah dikarenakan berita berita hoax tersebut.

Baca Juga :  Jurnalis Kontras.Net Berikan Edukasi Politik di Universitas Syiah Kuala

Bagikan

TINGGALKAN BALASAN

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TINGGALKAN BALASAN

INDEKS

REKOMENDASI

Terpopuler

1
2
3
4
5

Warga Aceh; Harus Pintar dalam Mengulik Berita yang Belum Tahu Kepastiannya

Banda Aceh, Kontras.Net | Maraknya kasus pembegalan di Aceh yang di lakukan oleh sekelompok genkster menjadi keresahan dan kekhawatiran di tengah – tengah masyarakat di Aceh.


Kasus begal yang melukai korban, merampas harta benda, hingga bisa merenggut jiwa kian marak di Aceh, Kriminalitas jalanan ini diduga berkaitan dengan meningkatnya penyalahgunaan narkoba, Kepolisian harus meningkatkan pencegahan dan penindakan aksi begal.

Mantan ketua Umum PII Pidie Teuku Achyar Farel menuturkan, meminta pada pihak yang berwenang untuk terus melakukan upaya-upaya dalam menyikapi hal tersebut agar tidak terjadi lagi.


“Jajaran kepolisian harus menyadari bahwa Aceh sedang dalam keadaan darurat begal dan kriminalitas jalanan lainnya. Kuantitas dan kualitas pencegahan serta penindakan begal harus ditingkatkan untuk mengembalikan rasa aman masyarakat,” ujar farel.

Aksi begal yang kian marak di Aceh merupakan situasi darurat yang harus segera diatasi oleh semua pihak.

Sambungnya, mantan Ketua umum PII Pidie Teuku Achyar Farel meminta agar masyarakat lebih cerdas dalam menanggapi berita berita tentang penganiayaan dan pembegalan yang belum tentu kejadian nya di Aceh.

“Sebab dengan tersebar luas nya berita berita Hoax tersebut menjadi boomerang dan menambah keresahan kepada masyarakat itu sendiri. terang farel,” tuturnya.

Iaberharap jangan sampai adalagi Pesan berantai yang belum ada kepastian kronologi dan tempat kejadian. sehingga masyarakat semakin cemas dan resah dikarenakan berita berita hoax tersebut.

Baca Juga :  AHY : Generasi Muda Aceh Makin Maju dan Kreatif

Tag

Bagikan :

TINGGALKAN BALASAN

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TINGGALKAN BALASAN

REKOMENDASI

Terpopuler

1
2
3
4
5