Kontras.net

Geger! Penemuan Bayi Perempuan di Jembatan Pango Banda Aceh

Kontras.net Warga Gampong Pango digegerkan dengan sesosok bayi perempuan mungil yang ditemukan dalam kardus di Jalan Prof Ali Hasyimi, tepatnya di trotoar Jembatan Pango, Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh.

“Ya benar, yang menemukan warga yang sedang jalan kaki di atas jembatan. Tali pusar bayi nampak masih basah dan sudah di potong,” kata Kapolsek Kapolsek Ulee Kareng, Iptu Roby Afrizal, saat dikonfirmasi Kamis 6 April 2023 oleh newsrbaceh.com.

Roby mengatakan, bayi tersebut ditemukan pada pukul 06.40 WIB, dengan kondisi terbungkus kain warna pink di dalam sebuah kardus air mineral.

Ia menjelaskan, bayi yang diperkirakan masih berumur satu atau dua hari tersebut awalnya ditemukan oleh seorang remaja bernama Haya (17), warga Desa Tanjung, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

“Selesai salat subuh saksi jalan-jalan asmara subuh melintasi jembatan pango dan melihat sebuah kotak air mineral di atas jalan, kemudian melihat isi dalam kotak tersebut ada seorang bayi,” sebutnya.

Usai menemukan bayi tersebut, saksi bersama warga membawa bayi itu ke Puskesmas Ulee Kareng untuk penanganan medis awal.

Saat ini, kata Roby, bayi dengan berat badan 3,2 kilogram tersebut dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Bayi dengan tinggi 50 cm itu dirujuk ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh, dan sudah ditangani oleh pihak medis dan di dampingi oleh pihak Dinsos Aceh,” pungkasnya.

Geger! Penemuan Bayi Perempuan di Jembatan Pango Banda Aceh

Kontras.net Warga Gampong Pango digegerkan dengan sesosok bayi perempuan mungil yang ditemukan dalam kardus di Jalan Prof Ali Hasyimi, tepatnya di trotoar Jembatan Pango, Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh.

“Ya benar, yang menemukan warga yang sedang jalan kaki di atas jembatan. Tali pusar bayi nampak masih basah dan sudah di potong,” kata Kapolsek Kapolsek Ulee Kareng, Iptu Roby Afrizal, saat dikonfirmasi Kamis 6 April 2023 oleh newsrbaceh.com.

Roby mengatakan, bayi tersebut ditemukan pada pukul 06.40 WIB, dengan kondisi terbungkus kain warna pink di dalam sebuah kardus air mineral.

Ia menjelaskan, bayi yang diperkirakan masih berumur satu atau dua hari tersebut awalnya ditemukan oleh seorang remaja bernama Haya (17), warga Desa Tanjung, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

“Selesai salat subuh saksi jalan-jalan asmara subuh melintasi jembatan pango dan melihat sebuah kotak air mineral di atas jalan, kemudian melihat isi dalam kotak tersebut ada seorang bayi,” sebutnya.

Usai menemukan bayi tersebut, saksi bersama warga membawa bayi itu ke Puskesmas Ulee Kareng untuk penanganan medis awal.

Saat ini, kata Roby, bayi dengan berat badan 3,2 kilogram tersebut dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Bayi dengan tinggi 50 cm itu dirujuk ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh, dan sudah ditangani oleh pihak medis dan di dampingi oleh pihak Dinsos Aceh,” pungkasnya.

BACA JUGA